Friday, July 30, 2010

Ku Merinduimu Ramadhan....

Assalamualaikum wbt......

Bismillahiwalhamdulillah....

"Ku mengharapkan Ramadhan kali ini penuh makna"
"Agar dapat ku lalui dengan sempurna"
"Selangkah... demi selangkah..."


Subahanallah...bayu Ramadhan sudah kurasakan tiupannya.. Ahhh dapat kurasakan kedinginannya yang memberi sejuta kedamaian..

"Ya Allah, berkatilah hidup kami di bulan Rejab dan Sya'ban , dan sampaikanlah (hayat) kami kepada bulan Ramadhan"

Sepotong doa yang membawa seribu makna. Benar, kita tidak tahu bilakah ajal kita akan terpisah dari jasad ini. Maka mari sama-sama perbanyakkan berdoa kepada Allah semoga Allah memberi kita peluang untuk bertemu dan beramal pada Ramadhan kali ini. InsyaAllah..

"Wahai orang-orang yang beriman! Diwajibkan ke atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan ke atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertaqwa" (QS Al-Baqarah:183)

Alhamdulillah... Allah telah merintis dan membuka satu jalan lagi untuk kita beramal agar kita menjadi orang yang bertaqwa. Bagaimana persiapan kita untuk menyambut bulan yang mulia ini? Sekarang sudah kedengaran di telinga dan mata ini sudah juga menatap di surat khabar/flyers tawaran2 hebat untuk menyambut Syawal.. Apakah kita tidak mempunyai perasaan untuk menyambut kedatangan Ramadhan kali ini?? Maka, saya menyeru diri saya dan pembaca semua, semoga kita lapangkan dada kita, siapkan diri dan iman kita untuk menyambut kedatangan Ramadhan kali ini.

Subahanallah.. sangat banyak dan istimewa tawaran Allah untuk setiap amal yang kita lakukan di bulan Ramadhan yang berkat ini.

Rasulullah SAW bersabda, "Setiap amalan bani Adam akan dilipat gandakan sepuluh kali lipat sampai tujuh ratus kali lipat. Allah berfirman; kecuali ibadah shaum (puasa), shaum itu ibadah untuk-Ku dan Aku sendiri yang membalasnya." [HR Muslim]

Abu Hurairah RA berkata, sesungguhnya Rasulullah SAW telah bersabda; Allah SWT berfirman:
"Setiap amal anak Adam adalah untuk dirinya sendiri kecuali puasa. Sesungguhnya puasa itu untuk-Ku dan Aku akan memberikan pahala atasnya. Puasa itu perisai, maka pada saat puasa hendaknya seseorang di antara kamu tidak melakukan Rafats (bersenggama dan berbicara keji) dan tidak juga membuat kegaduhan. Jika ada orang yang mencacinya dan menyerangnya maka hendaklah ia menyatakan, 'Sesungguhnya aku berpuasa'. Demi Allah yang jiwa Muhammad berada di tangan-Nya, sesungguhnya bau mulut orang yang berpuasa itu lebih harum di sisi Allah Taala daripada bau minyak kasturi, bagi orang yang berpuasa itu ada dua kegembiraan, ketika berbuka dan keyika berjumpa dengan Tuhannya, gembira dengan puasanya."[HR Bukhari dan Muslim]

Abu Sa'id al-Khudri RA berkata, Rasulullah SAW bersabda,"Tiada seorang hamba berpuasa satu hari di jalan Allah melainkan Allah menjauhkannya kerana puasa itu dari neraka selama 70 tahun perjalanan."[HR Bukhari]

Ini adalah sebahagian dari special offer Allah untuk kita jika kita benar2 beramal dengan sesungguhnya pada bulan Ramadhan. Tanamkan tekad dan pasangkan azam dalam diri kita agar kita melakukan yang terbaik untuk Ramadhan kali ini dan ada konsekuen dengan bulan-bulan yang seterusnya.

Ramadhan, dalamnya terkandung pelbagai rahmat dan kelebihan. Namun kita boleh melihat bagaimana betapa imarahnya masjid (pada awal Ramadhan) dengan kehadiran manusia namun pada 10 malam terakhir, masjid sudah semakin lengang apatah lagi apabila berada di luar bulan puasa. Maka kita sudah tewas sebelum meraikan kemenangan. Saya sendiri berharap agar saya dapat mendidik hawa nafsu saya agar tunduk dengan iman.

InsyaAllah semoga Ramadhan ini membawa perubahan yang positif kepada diri kita insyaAllah.

p/s: Counting to Ramadhan------> 10 days..Oh i cant wait

4 comments:

  1. memang tak sabar nak ramadan.time tu kak jadi baik sikit hehe

    ReplyDelete
  2. assalamualaikum wbt...
    dengan pelbagai fahaman dan tafsiran semberono tentang ibadah puasa, yg sesetengahnya langsung tiada nilai iman, kita perlu waspada dan kembali kepada ilmu yg hak tentang puasa. selamat beramal ibadah..

    ReplyDelete
  3. Salam ni sdkit edit dr komen oleh abgreds:
    "dengan pelbagai fahaman dan tafsiran semberono tentang perlaksanaan ibadah puasa, yg sesetengahnya langsung tiada nilai iman seperti budaya buffet ramadhan, kita perlu waspada dan kembali kepada ilmu yg hak tentang puasa."

    Selamat berpuasa semua

    ReplyDelete
  4. to kak ili: betul kak. bulan puasa ni la kita dapat betul2 pupuk diri dan iman kita. Memang sudah fitrahnya begitu kak.. semua orang terdorong utk berbuat kebaikan.. Tapi bagi saya biarlah ia terus untuk bulan yg seterusnya..

    ReplyDelete